Selasa, 15 Desember 2015

SELALU TERINGAT


Teman,
Ingatkah kalian ketika beliau menahan sakit karena kita?
Ingatkah kalian bagaimana ekspresi bahagia beliau ketika tahu kita sudah berada di dunia bersamanya, ketika kita mampu dipeluknya? (tersenyum)

Teman,
Ingatkah kalian katika tangannya membasuh tubuh kita, ketika tangannya membelai kita?
Ingatkah kalian ketika yang seharusnya beliau tidur dia terbangun karena kita merengek untuk disusuinya, untuk ditemaninya, untuk ditimangnya?

Teman,
Ingatkah kalian ketika tangan beliau menyuapkan sepucuk sendok bubur kepada kita sehingga kita bisa tumbuh hingga seperti ini?
Ingatkah kalian ketika bibir beliau mengatakan sesuatu untuk kita ikuti, ketika beliau berharap kita bisa mengikutinya?

Teman,
Ingatkah kalian ketika tangan beliau mengajak tangan kita untuk bisa mengikuti gerakan tangannya?
Ingatkah kalian ketika beliau menatih kita untuk belajar berjalan?

Teman,
Ingatkah kalian ketika beliau melatihmu segala hal, mulai dirimu belum mampu melakukannya hingga kini sekarang bisa melakukannya dengan lebih mahir dari beliau?
Ingatkah kalian ekspresi bahagia beliau ketika kita mampu melakukan apa yang ia ajarkan kepada kita? (yeee…dengan senyumnya , dengan tepuk tangan)

Teman,
Banyak yang ingin diri ini ungkapkan, namun diri ini tak mampu untuk mentransfer dari hati ke otak kemudian ke tangan untuk  ketik di sini.
Kalian sayang kepada  beliau bukan? Kalian menghormati beliau bukan? Kalian berharap beliau bahagia bukan?

Teman,
Banyak yang beliau lakukan untuk kita. Kita harus berusaha untuk membuatnya merasa pengorbananya akan kita tidak sia-sia. Senantiasa berusaha untuk membahagiakannya, janganlah kita membantah perkataannya, janganlah kita menunda apa yang beliau perintahkan kepada kita, janganlah kita membuat beliau kecewa. Diri ini tidak tahu harus bagaimana caranya mengungkapkan isi hati tentang beliau pada tulisan ini. Diri ini sayang kepada beliau. Kalian juga sayangkan? Buat wajahnya tersenyum karena kita. (tak mampu lagi diri ini mengungkapkannya )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar